Sidoarjo-Jurnal 9, Ratusan warga korban lumpur dalam peta area terdampak kembali melakukan unjuk rasa di titik 25 Desa Jatirejo Porong Sidoarjo Jawa Timur, mereka menghentikan aktivitas B-P-L-S yang sedang mengalirkan air lumpur ke sungai porong sebelum ada pelunasan dari Pemerintah. Warga juga sempat akan menyandera Humas BLPS Dwinanto Prastiyo yang saat itu berada di lokasi, beruntung aparat KEPOLISIAN berhasil menghalangi aksi tersebut. Warga korban lumpur kemudian nekat memblokir akses jalan masuk menuju kawasan lumpur lapindo.
Warga merasa geram dengan Pemerintah, yang terkesan tidak serius menyelesaikan proses pembayaran ganti rugi korban lumpur lapindo. Mereka kecewa, dan merasa dibohongi lantaran selama 8 tahun, janji-janji pelunasan ganti rugi belum juga terealisasi.
Warga juga memblokir pintu masuk dan beberapa jalan yang berada dalam tanggul, diantaranya titik 42 Desa Renokenongo Kecamatan Porong, titik 41 Desa Besuki Kecamatan Jabon, titik 35 Desa Pajarakan Kecamatan Jabon, tak hanya itu dalam aksinya warga juga menolak majunya Abu Rizalbakrie sebagai calon Presiden, sebelum melunasi ganti rugi.
Belum Ada Pelunasan, Warga Hentikan Pekerja Tanggul Lumpur
Written By tv9 on Senin, 19 Mei 2014 | 06.13
Label:
Peristiwa
