Probolinggo-Jurnal 9, Debu beterbangan di sepanjang jalan lingkar utara jalur pantura kota
Probolinggo, telah menjadi pemandangan sehari-hari, baik bagi pengguna jalan
maupun warga yang tinggal di jalur khusus kendaraan bertonase berat tersebut.
Debu kotor tersebut, berasal dari jalan yang tergerus dan berlubang
saat dilewati kendaraan. Sepanjang jalan mengalami rusak parah, akibat aspal jalan terkelupas saat hujan deras
mengguyur kawasan tersebut.
Tidak hanya menghambat laju kendaraan
yang melintas, jalan rusak tersebut juga
mulai mengganggu aktifitas warga. Roda perekonomian warga yang tinggal di sepanjang jalan lingkar utara
ini tersendat, karena warga harus berjibaku dengan debu liar jalanan.
Zainal, Salah seorang warga setempat mengaku sering menjadi korban
terdampak jalan rusak tersebut. Kaca depan tempat usaha mereka di pinggir jalan pecah saat kerikil
aspal jalan terlontar karena terlindas
kendaraan berat. Tidak hanya itu, mereka mengaku merugi sebab pelanggan mereka juga pindah ke tempat
lain.
Warga berharap, pemerintah setempat
segera melakukan perbaikan aspal jalan agar
aktifitas warga sekitar jalan lingkar utara jalur pantura kota Probolinggo tidak lagi menjadi korban terdampak jalan
rusak.
“Akibat jalan rusak ini banyak warga yang menjadi korban kecelakaan, karena kondisi jalan sulit dilalui kendaraan” Ungkap Zainal menambahkan. (Lutfi Hidayat)
