JURNAL 9, Puluhan dokter dan
pengawai Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama di Sidoarjo menggelar festival Hand Hygiene Dance. Uniknya, peserta bersimulasi cuci tangan sambil berjoget, dengan memakai berbagai costum unik.
Kesadaran
masyarakat terhadap kebersihan lingkungan yang masih rendah, membuat salah satu Rumah Sakit Islam Nahdlatul Ulama di Sidoarjo melakukan
sosialisasi terkait kebersihan dengan cara yang unik, yakni dengan cara
melakukan simulasi kebersihan tangan yang dilakukan dengan cara berjoget.
Sosialisasi
ini diikuti oleh puluhan pegawai rumah sakit, mereka berusaha tampil menarik, dengan menggunakan berbagai macam kostum yang sudah mereka
siapkan sebelumnya.
Meski
dilakukan dengan berjoget, namun setiap peserta
yang ikut dalam festival joget ini harus memperlihatkan
simulasi cuci tangan dalam gerakan joget yang mereka tampilkan.
“ Festival ini dilakukan karena saat ini
masih banyak masyarakat yang kurang menyadari arti penting dari manfaat cuci
tangan. Pasalnya cuci tangan secara teratur bisa mengurangi 50
persen ancaman terserang diare”. Ungkap Panitia Pelaksana Festival M Zuhdi Mansur
kepada Jurnal 9.
“
Oleh karena itu, rumah sakit ini
mewajibkan setiap pegawainya untuk melakukan cuci tangan terlebih dahulu
sebelum melakukan tindakan medis terhadap pasiennya” tambah Mansur.
Himbauan
untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan ini dilakukan karena dimusim
penghujan ini banyak daerah yang dilanda musibah banjir, dan dikhawatirkan banyak jentik penyakit yang
timbul, pasca terjadinya
banjir, sehingga masyarakat
dihimbau untuk tetap menjaga kebersihan dirinya dan lingkungannya. (Rohid khan-Sidoarjo)
