“Kami berangkat dari pos ranu pani menuju ranu kombolo dengan sebelas temannya pada tanggal dua, setelah sampai di ranu kumbolo, Ahmad Fauzi (korban), bersama tiga teman lainnya melanjutkan perjalananya hingga ke kali mati. Kemudian setelah sampai di kali mati, korban yang bekerja segabai Pegawai Negeri Sipil tersebut melanjutkan perjalanannya bersama tiga teman tersebut menuju puncak mahameru. Namun, pada saat kurang seratus meter dari puncak mahameru tiba- tiba terjadi angin kencang sehingga batu besar yang berada di tebing semeru longsor hingga mengenai kepala dan tubuh korban,” ujar Dedi (rekan korban).
Selanjutnya jenasah korban langsung di kirim ke Aceh untuk di makamkan. Petugas pos pendakian gunung semeru menghibau bagi para pendaki gunung semeru agar tidak melanggar batas pendakian gunung semeru. Pasalnya kondisi gunung semeru saat ini sedang terjadi badai, sehingga mengancam keselamatan pendaki jika melanggar batas yang telah ditentukan.
