Disamping minimnya informasi yang di dapat oleh awak media, juga karena adanya beberapa pembahasan peraturan daerah, maupun hearing dengan mitra yang bersifat tertutup. Hal tersebut kerap kali membuat berita kurang tuntas untuk diberitakan kepada masyarakat.
Permasalahan seperi itulah yang sering dirasakan anggota dewan maupun awak media di Kabupaten Gresik. Untuk menyelesaikan permasalahan terebut, diperlukan adanya penyamaan visi dalam hal pemberitaan. Salah satunya melalui gathering yang dikemas dengan bentuk outbond guna membina hubungan kemitraan antara anggota DPRD Kabupaten Gresik dengan komunitas Wartawan Gresik.
Salah satunya dengan dilakukannya dialog di alam terbuka, dengan diselingi game menarik yang diarahkan pada kekuatan team work dan penyamaan visi.
Suasana ke akraban antara anggota DPRD Kabupaten Gresik dengan komunitas Wartawan Gresik begitu terasa saat mengikuti permainan paint ball. Saling incar lawan, menembak dan menyerah saat tertembak, memberikan pembelajaran terkait kejujuran anggota dewan dan wartawan.
Menurut ketua komunitas Wartawan Gresik (Didik Hendriyono) mengaku senang karena kegiatan outboand yang diadakan bersama anggota dewan, mampu menghilangkan rasa tertekan wartawan dan anggota dewan, serta sebagai sarana membangun suasana ke akraban.
Ketua DPRD Kabupaten Gresik (Zulfan Hasyim) mengatakan “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anggota dewan, selain karena bisa lebih dekat dengan wartawan juga bisa menjalin hubungan yang konstruktif.”
Kegiatan outbond ini bukanlah upaya mengko-optasi wartawan, namun hanya sebagai upaya saling menjaga ke akraban saja dengan jarak yang sama dan saling memahami kerja masing-masing.
