Menurut Taher Bugis Kepala Divisi Korupsi Politik MCW, “berdasarkan kajian tranparasni Internasional, dari 177 negara, Indonesia berada di peringkat 114, hal tersebut merupakan prestasi buruk dan menjadi tanggung jawab Presiden mendatang.
Selain menyoroti tentang korupsi MCW menekankan netralitas penyelenggara PEMILU. Sebab dengan adanya sikap tidak netral oleh pihak penyelenggara, maka akan mendorong terjadinya kecurangan.
sejumlah poster berisi tuntutan, dalam aksinya Malang Corruption Watch (MCW) gelar aksi teatrikal. Dalam aksi tersebut terdapat adegan dimana seorang yang menggunakan kardus duduk di sebuah kursi empuk lengkap dengan aksesoris jas dan juga dasi. Pria tersebut merupakan sebuah gambaran Presiden Republik Indonesia mendatang.
